Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengaku hingga saat ini belum menerima keluhan dari penerima vaksin Covid 19 Sinovac yang telah mengikuti program vaksinasi. "Enggak ada, semua tamu undangan yang kemarin disuntik alhamdulillah sejauh ini (tidak ada keluhan)," ucapnya, Kamis (28/1/2021). Program vaksinasi Covid 19 ini mulai dijalankan di DKI Jakarta mulai 14 Januari 2021 lalu.

Adapun tenaga kesehatan jadi prioritas utama pada tahap pertama program vaksinasi ini. Dinkes DKI mencatat, jumlah tenaga kesehatan di ibu kota mencapai lebih dari 130 ribu orang. Meski demikian, belum seluruh tenaga kesehatan itu memperoleh vaksinasi Covid 19.

"Kan diprioritaskan sesuai dengan sasaran tahap pertama adalah usia 18 sampai 59 tahun untuk para tenaga kesehatan," ujarnya di Balai Kota Jakarta. Bahkan, jumlah tenaga kesehatan yang sudah mendapat vaksin tidak lebih dari setengahnya. "Persentase (tenaga kesehatan) yang sudah disuntik saya melihat di database kemarin sekitar 42 persen," kata dia.

Widyastuti menjelaskan, banyak tenaga kesehatan yang belum memenuhi syarat disebabkan oleh berbagai faktor. "Jadi, 42 persen itu dari yang sudah registrasi setelah dilakukan cleaning data," tuturnya. "Dalam registrasi tuh ada pertanyaan seputar penyakit tertentu, nah itu langsung tereliminasi," tambahnya menjelaskan.

Setiap penerima vaksin bakal mendapatkan dua dosis yang diberikan dengan jeda waktu 14 hari atau dua minggu. Pemberian dosis kedua vaksin Covid 19 di tahap pertama program vaksinasi ini pun telah mulai dilakukan Pemprov DKI mulai hari ini.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.