Satgas Penanganan Covid 19 menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Dalam Masa Pandemi Covid 19. Sejalan dengan surat edaran yang diterbitkan Satgas Penanganan Covid 19 maka penumpang rute internasional baik itu WNI dan WNA yang tiba di Indonesia mulai 28 Desember 2020 wajib melakukan karantina selama 5 hari. Bagi WNI, karantina dilakukan di akomodasi karantina khusus yang disediakan pemerintah.

Sementara itu, bagi WNA karantina dilakukan di tempat akomodasi karantina dengan biaya mandiri (hotel/penginapan) yang telah mendapat sertifikasi penyelenggaraan akomodasi karantina Covid 19 oleh Kementerian Kesehatan. Di lokasi karantina, akan dilakukan pemeriksaan PCR test dua kali, pertama saat baru tiba dan kedua dalam 5 hari ke depan. Ketua Satgas Udara Penanganan COVID 19 Kolonel Pas M.A Silaban (TNI AU) mengatakan, persiapan telah dilakukan oleh seluruh stakeholder di Bandara Soekarno Hatta yang saat ini menjadi pintu masuk utama penerbangan internasional di Indonesia.

“Mulai kemarin, 28 Desember 2020, seluruh penumpang rute internasional yang tiba di Indonesia termasuk di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta harus melakukan karantina selama 5 hari di lokasi yang disiapkan,” ujar Silaban dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/12/2020). Silaban menjelaskan, proses karantina tersebut yang membuat penumpang rute internasional agak terhambat untuk dapat keluar Terminal 3 Kedatangan Internasional pada 28 Desember malam. “Harus dipastikan juga mengenai kesiapan lokasi karantina yang harus dituju penumpang rute internasional ini. Setelah dapat dipastikan, maka penumpang baru diizinkan keluar dari Terminal 3 Kedatangan Internasional untuk diantar menggunakan bus ke lokasi karantina. Proses menuju lokasi karantina ini yang kemudian menyebabkan adanya kepadatan di Terminal 3 Kedatangan Internasional sebagaimana foto yang beredar di media sosial, karena sejumlah pesawat juga datang bersamaan,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno Hatta dr. Darmawali Handoko menambahkan, terdapat sekitar 200 orang penumpang internasional yang menunggu di Terminal 3 Kedatangan Internasional untuk menjalani proses karantina semalam. “Ada sekitar 200 an orang itu ya tadi malam, tapi intinya semua sudah tersalurkan ke hotel," kata Darmawali. Adapun Executive General Manager Bandara Soekarno Hatta Agus Haryadi mengatakan, dukungan selalu diberikan kepada Satgas Udara Penanganan Covid 19 dalam memenuhi protokol kesehatan yang berlaku.

“Seluruh proses di bandara lancar, mulai dari proses pendaratan pesawat, penanganan bagasi oleh ground handling, lalu proses pengecekan eHAC dan dokumen kesehatan, imigrasi, serta Bea Cukai. Kami juga akan mendukung agar seluruh proses kedatangan penumpang pesawat internasional sesuai dengan protokol kesehatan dapat berjalan lancar,” ungkapnya. Sebelumnya, penumpukan penumpang yang sempat terjadi pada Senin malam itu diunggah ke media sosial oleh akun Twitter @arisrmd. Akun tersebut mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan sejumlah orang memenuhi sebuah ruangan yang ia sebut sebagai T3 (Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta).

"Baru dapat dari rekan sejawat, beginilah kedatangan T3 kedatangan internasional malam ini. Entah mau jadi apa kita ini," cuit dia.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *