Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG telah merilis peringatan dini gelombang tinggi hari ini, Sabtu (6/2/2021). Info tersebut disampaikan melalui laman resmi BMKG. Diketahui, perairan Samudra Hindia selatan Jawa hingga Bali berpeluang terjadi ketinggian gelombang hingga mencapai enam meter.

Peringatan dini gelombang tinggi merupakan informasi prakiraan gelombang untuk 2 hari ke depan yang akan diinformasikan jika terjadi gelombang tinggi lebih dari 1.25 meter dan bertahan selama 12 jam ke depan di sekitar perairan Indonesia. Peringatan berlaku maksimal 2 hari sejak dikeluarkan dan diperbaharui setiap ada perubahan dan sebelum masa berlakunya habis. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Barat Laut – Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 4 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 4 27 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT, Perairan Kep. Kei – Aru, Perairan selatan Kep. Tanimbar, dan Laut Arafuru bagian timur. ● Selat Malaka Bagian Utara ● Perairan Barat Aceh

● Perairan Barat P. Simeulue hingga Kep. Nias ● Selat Sumba Bagian Barat ● Selat Sape Bagian Selatan

● Laut Sawu ● Perairan Utara P. Sawu – P. Rotte ● Selat Ombai

● Perairan Selatan Kep. Anambas – Natuna ● Laut Natuna ● Perairan Timur Kep. Bintan – Lingga

● Perairan Utara Kep. Bangka – Belitung ● Selat Gelasa ● Selat Karimata

● Perairan Utara Jawa Barat hingga Jawa Timur ● Perairan Kep. Kangean ● Perairan Selatan Kalimantan

● Laut Jawa ● Selat Madura Bagian Timur ● Selat Lombok – Selat Alas Bagian Utara

● Perairan Utara Sumbawa ● Laut Bali ● Laut Sumbawa

● Selat Makassar Bagian Selatan ● Perairan Kep. Sabalana – Selayar ● Laut Flores Bagian Barat

● Perairan Selatan Baubau – Kep. Wakatobi ● Perairan Selatan Ambon – Seram ● Perairan Kep. Letti – Babar

● Perairan Utara Kep. Kei – Aru ● Perairan Kaimana – Amamapere ● Laut Sulawesi Bagian Tengah hingga Timur

● Perairan Timur Kep. Sitaro – Bitung ● Laut Maluku Bagian Utara ● Perairan Barat – Utara – Timur Kep. Halmahera

● Laut Halmahera ● Perairan Utara Papua Barat hingga Papua ● Perairan Barat Kep. Mentawai

● Perairan Bengkulu – P. Enggano ● Perairan Barat Lampung ● Selat Sunda Bagian Selatan dan Barat

● Samudra Hindia Barat Sumatra ● Perairan Selatan P. Jawa hingga P. Sumba ● Selat Bali – Lombok – Alas Bagian Selatan

● Perairan Selatan P. Sawu – P. Rotte ● Samudra Hindia Selatan Nusa Tenggara ● Laut Natuna Utara

● Perairan Utara Kep. Anambas Natuna ● Laut Flores Bagian Timur ● Laut Banda Bagian Selatan

● Perairan Kep. Tanimbar ● Perairan Selatan Kep. Kei – Aru ● Laut Arafuru

● Perairan Kep. Sangihe – Talaud ● Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua ● Samudra Hindia Selatan Jawa Hingga Bali

Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m) Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m) Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)

Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m) Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.