IPO adalah Initial Public Offering, yang merupakan proses penawaran umum perdana saham. Seperti yang kita ketahui bahwa dalam pasar modal terdapat pasar primer dan pasar sekunder. Jika Anda membeli saham melalui bursa efek, maka anda berada di pasar sekunder.

Apa saja yang harus dikenal dari IPO Adalah?

Perusahaan yang telah melakukan initial public offering disebut sebagai perusahaan terbuka. Pada umumnya, perusahaan tersebut kepemilikannya telah terbagi dengan investor yang mempunyai saham emiten. Initial public offering dilakukan oleh perusahaan agar bisa melakukan ekspansi yang membutuhkan modal besar.

Ekspansi yang dibutuhkan bisa digunakan untuk mengurangi jumlah hutang yang dimiliki oleh perusahaan. Sebelum melakukan initial public offering, tentu terdapat beberapa tahap yang harus dilakukan oleh perusahaan.

Tahapan Pertama dan Kedua untuk Mendapat IPO

Tahap pertama adalah mendapat persetujuan dari stakeholder dan mempersiapkan penjamin emisi. Fungsinya adalah untuk membantu perusahaan dalam melakukan initial public offering. Tahap kedua adalah emiten yang harus menyampaikan permohonan pencatatan saham ke bursa Efek Indonesia.

Penyampaian tersebut disertai dengan pernyataan pendaftaran kepada otoritas Jasa Keuangan. Nantinya, otoritas Jasa Keuangan dan bursa efek Indonesia akan melakukan penelaahan atas permohonan yang diajukan perusahaan. Kedua badan tersebut juga berhak meminta perubahan atau tambahan informasi kepada perusahaan.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan semua fakta material tentang penawaran saham, kondisi keuangan, dan kegiatan usaha lainnya bisa diungkapkan kepada publik melalui prospektus.

Tahap Ketiga dan Keempat untuk Mendapat IPO

Tahap ketiga adalah perusahaan bisa menerbitkan perspektus ringkas dan melakukan public expose. Hal tersebut dilakukan apabila izin publikasi telah dikeluarkan langsung oleh otoritas Jasa Keuangan. Dalam proses melakukan public expose, perusahaan bisa menyampaikan tentang harga saham perdana yang ditawarkan kepada investor.

Saham perdana tersebut tentunya melalui proses yang dinamakan penawaran awal. Pada masa penawaran awal, investor bisa menyampaikan minat pemesanan saham dengan mengisi harga saham yang telah dikehendaki. Harga saham tersebut harus sesuai dengan rentang harga yang ditawarkan nantinya.

Adapun proses penentuan harga saham dilakukan dengan melihat minat pembelian saham pada saat masa book building dari investor institusi. Jika minat terhadap saham perusahaan tinggi, maka perusahaan bisa mempertimbangkan untuk menjual dengan harga saham perdana yang lebih tinggi.

Tahap Keempat dan Kelima

Tahap keempat adalah perusahaan yang membuka masa penawaran umum kepada publik setelah pernyataan pendaftaran perusahaan efektif. Pada saat ini harga saham yang ditawarkan di masa offering telah merupakan harga saham final.

Apabila terjadi permintaan saham dari investor yang telah melebihi jumlah saham yang ditawarkan, maka akan dilakukan mekanisme penjatahan. Uang pesanan investor dan pesanan saham tidak dipenuhi dan akan dikembalikan kepada investor.

Tahap kelima adalah BEI yang akan memberikan persetujuan dan mengumumkan pencatatan saham perusahaan. Terdapat juga pemberian kode saham perusahaan untuk keperluan perdagangan saham di bursa. Dengan begitu, distribusi saham akan dilakukan kepada investor secara elektronik melalui kustodian central Efek Indonesia.

Tahapan IPO adalah ditutup apabila anda telah memenuhi kelima tahap tersebut. Apabila saham anda telah tercatat di bursa, maka investor bisa memperjualbelikan saham perusahaan kepada investor lain melalui sekuritas atau perusahaan efek.

IPO sendiri adalah hal penting untuk diketahui oleh investor, karena bisa menjadi lahan bagi investor untuk mendapatkan keuntungan. Investor bisa melakukan penawaran investasi saham perdana dengan harga yang fantastis, yang ketika diperdagangkan juga akan melambung tinggi.

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.